Pin Akun Google AdSense ID Calon Istri Akhirnya Datang Juga

"Menunggu adalah hal yang menjenuhkan, maka tak heran banyak orang yang bosan saat menunggu apapun yang sedang ditunggunya. Menunggu sebenarnya asik manakala yang kita tunggu kepastian datangnya lebih besar daripada ketidakpastiannya. Besarnya kepastian itulah yang membuat kita sebenarnya asik ketika harus menunggu sesuatu. Menunggu itu asik manakala penantian kita diisi dengan hal-hal yang positif, hal-hal yang membentuk pribadi kita untuk siap menerima sesuatu yang kita tunggu."
Pin Adsense ID Calon Istri

Pin Akun Google AdSense ID Calon Istri Akhirnya Datang Juga

masnasih.com - Pada tanggal 9 mei lalu saya mendapatkan notifikasi di dasboard google adsense bahwa google adsense telah mengirimkan pin yang ditujukan ke alamat sang pujaan hati saya. Karena lokasinya dekat dengan kantor pos, saya yakin kepastian sampainya adalah 99% menurut pendapat pribadi lho ya.

Tetapi saat itu memang alamat yang saya tulis tidak lengkap sampai nomor rumahnya, hanya sampai rt rw saja yang tertulis, karena memang saya sengaja menyamakan alamat dengan yang tertera di KTP yang sudah saya jadikan sebagai media verifikasi ID sebelumnya. Benar saja siang tadi, saya mendapat chat dari dedek tersayang bahwa surat cinta saya sudah sampai di tangannya dengan perantara Pak RT. Berarti sampai saat ini saya telah menunggu selama 5 minggu lebih 2 hari.

Kabar tersebut tentunya merupakan kabar baik bagi saya, karena dengan datangnya surat cinta itu, artinya saya hanya perlu satu langkah lagi dan nantinya bisa lebih fokus ke pengembangan blog yang memang sangat butuh perhatian ini. Dengan datangnya surat cinta dari google, peluang rezeki menjadi terbuka lebar yang kemudian peluang tersebut menjadi keberhasilan atau tidak tergantung pada usaha saya sebagai pemilik peluang.

Sudah 3 kali saya mendapatkan surat cinta dari google adsense. Yang pertama saya jual, yang kedua dibanned ketika surat cinta sampai. Guyonan saya itu adalah pembalasan dari mbah google, atau itu sebuah karma karena telah menyia-nyiakan peluang yang terbuka lebar. Memang dalam membangun blog yang ingin dimonetisasi menggunakan google adsense ini perlu sebuah pengalaman dan pengetahuan. Tanpa itu semua tentunya monetisasi tak akan pernah terjadi.

Ada banyak faktor dan masalah yang harus dihadapi. Dari mulai membuat blog dengan rapi, mendesain blog agar terlihat sederhana dan mudah diakses oleh pengguna maupun mesin penelusuran, sampai masalahan bagaimana cara membuat konten yang berkualitas, yaitu bermanfaat dan memberikan solusi bagi banyak orang. Tak sampai disitu saja, ternyata kita juga harus mengetahui peraturan dari google adsense itu sendiri, bersaing dengan pesaing kata kunci, sampai dengan perlunya update informasi sedini mungkin sebagai upaya untuk menyelamatkan blog dari ancaman banned adsense dan banned mesin penelusuran.

Ini adalah masalah yang sering terjadi dan banyak dialami oleh para blogger yang masuk ke dunia adsense. Selain masalah itu tentunya juga masih ada lagi masalah lain yang juga tak bisa diremehkan, yaitu tentang verifikasi id google adsense dan semua yang berkaitan dengan makhluk adsense itu sendiri. Kita butuh waktu banyak untuk mempelajari setiap perubahan. Google adsense hari ini berbeda dengan google adsense yang kemarin. Mesin penelusuran hari ini berbeda dengan mesin penelusuran yang kemarin.

Kita akan tertinggal manakala tak mau mengikuti perubahan. Kita akan mati kutu ketika kita menurup diri dari semua itu. Kita harus open minded menangkap semua perubahan yang terjadi di dunia ini.  

Yah. Intinya meniknati proses itu nikmat. Jangan terlalu santai, juga jangan terlalu buru-buru. Jodoh pasti nggak kemana.

Semoga Anda yang belum mendapatkan akun adsense segera diterima. Yang masih nungguin pin semoga cepet sampai. Yang masih baru membuat blog semoga tetap semangat dan menikmati prosesnya. Surat cinta yang satu ini adalah surat cinta yang ketiga. Semoga saya bisa tetap menjaga dan keberuntungan berpihak kepada saya.

"Kita tak kan tahu rasanya sebuah kerinduan, manakala kita tak pernah berpisah. Kita tak kan tahu rasanya kebaikan, manakala kita tak pernah membuat sesuatu yang menyakitkan. Kesadaran manusia tumbuh karena ia merasa dirugikan, ketika ia tak pernah merasa rugi, maka ia tak kan pernah sadar bahwa ia telah tergoda oleh rayuan mautnya."


Previous
« Prev Post