Ketika Kita Melihat Penderitaan Orang Lain, Maka Persiapkan Diri Kita

Mempersiapkan diri

masnasih.com - Kita tak kan pernah pernah bisa menolak takdir Allah SWT. Segala sesuatu yang buruk bisa saja menimpa kepada kita. Maka kita harus sedini mungkin untuk mempersiapkan diri agar ketika tertimpa suatu yang buruk kita tidak kaget dan tetap santai dalam menghadapi kehidupan.

Ketika kita melihat orang lain yang kesusahan, maka kita juga harus menyadari bahwa bisa jadi kita juga akan tertimpa hal semacam itu. Ketika kita melihat orang lain tak punya apa-apa, maka kita harus sadar bahwa Allah Maha Berkehendak atas segala sesuatu. Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi hal semacam itu.

Terkadang ketika kita melihat orang lain kesusahan adalah merupakan gambaran diri kita di masa mendatang. Kita mungkin pernah merasakan ketika ada orang  lain curhat tentang masalah pribadinya, ternyata beberapa waktu kemudian kita justru terkena masalah itu juga. Inilah contoh sederhana pentingnya mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

Yang pertama harus dipersiapkan adalah hati dan pikiran. Ketika kita melihat sesuatu yang tidak mengenakkan, dan hal itu kita lihat dengan mata kepala sendiri. Maka persiapkan diri kita untuk berjaga-jaga, tata hati kita untuk menerima setiap ketentuan Allah termasuk apapun yang akan terjadi di masa mendatang.

Kita bisa belajar dari melihat, untuk mengetahui kemungkinan buruk yang memungkinkan untuk terjadi. Kita bisa belajar dari fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat, tentang masalah sosial, agama, budaya, maupun ekonomi. Kita lihat hal-hal yang dirasa kurang sesuai, dan kita mulai membenahi diri untuk menerima apabila hal yang tak baik itu terjadi pada diri kita sendiri.

Mempersiapkan diri juga bisa mempersiapkan dengan cara mencari solusi, atau alternatif lain yang bisa mengalihkan, atau menjaga, atau menghindari kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi pada diri kita sendiri, Maka inti dari mempersiapkan diri adalah legowo dan menerima segala ketetapan Allah adalah yang paling utama, dan mencari solusi alternatif untuk menghindari kemungkinan buruk adalah langkah kedua. Wallahu A'lam.


Previous
« Prev Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar